
batampos– Rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat provinsi Kepri pada Pemilu 2024 telah rampung dilaksanakan.
Ketua Komisioner KPU Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, menyampaikan hingga Jumat (8/3) sore pihaknya telah menyelesaikan rekapitulasi 10 daerah pemiliham (dapil). Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan.
“Setelah ini kami berkewajiban menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat provinsi di KPU RI untuk hasil suara presiden dan wakil, DPD dan DPR RI,” kata Indrawan, Jumat (8/3).
Kemudian, lanjut Indrawan jika nantinya ada saksi yang tidak bersedia menandatangani hasil rekapitulasi tersebut tidak menjadi persoalan dan tetap harus dihormati. Semua saksi partai politik tetap menerima rekapan asli.
BACA JUGA: Pembukaan Pleno Tingkat Provinsi Kepri Dimulai Tanpa Kota Batam
“Bahkan itu diatur, yang bersedia dan tidak bersedia tandatangan ya silahkan,” sebutnya.
KPU Kepri mencatat tingkat partisipasi pemilih di Kepri pada suara presiden di tahun 2024 mengalami penurunan.
Jika partisipasi Pilpres di Kepri tahun 2019 yaitu 83 persen, tahun ini 78,07 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.171.833 pemilih. Kemudian pemilih DPR RI 77,40 persen begitu juga dengan DPD juga 77,40 persen.
“Jadi sekitar 78 persen lah partisipasi di Kepri. Berada sedikit di atas target nasional yaitu 77 persen,” ungkapnya.
Indrawan menyebut tidak mengetahui secara pasti penyebab turunya tingkat partisipasi masyarakat Kepri di Tahun 2024, yang pasti itu tergantung pada kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.
“Soslialisasi dari KPU juga sangat masif dilakukan, kemudian ada juga kampanye selama 75 hari,”tambahnya. (*)
Reporter: Peri Irawan
