
batampos– Alat transfusi darah pada UTD RSKJKO Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Tanjunguban, Bintan rusak.
Akibatnya, masyarakat harus mendonorkan darah ke Tanjungpinang.
“Sepertinya sejak pertengahan bulan puasa,” kata relawan darah sejahtera Bintan, Yanti Kurniasih.
Karena alatnya rusak, dia mengatakan, untuk memenuhi permintaan darah, pendonor harus ke UTD PMI Kota Tanjungpinang.
“Sementara harus ke UTD PMI kota Tanjungpinang,” kata dia.
BACA JUGA:Aksi Donor Darah di Mapolres Bintan, Terkumpul 180 Kantong Darah
Diakuinya, permintaan darah meningkat sejak bulan Ramadan sampai Lebaran saat ini.
“Tergantung permintaan karena ada yang sifatnya urgent seperti pasien DBD, tapi ada permintaan yang rutin seperti untuk kebutuhan pasien kanker,” kata dia.
Dia berharap, alat transfusi darah di RSKJKO EHD Provinsi Kepri bisa kembali diperbaiki atau diganti dengan yang baru agar pelayanan donor darah dapat kembali berjalan.
Sementara Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSKJKO EHD Provinsi Kepri, Emil membenarkan ada alat transfusi darah yang rusak.
Akan tetapi, pihaknya tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dengan memesan alat tersebut.
“Barangnya lagi dipesan, mudah-mudahan minggu depan sudah sampai,” kata dia. (*)
Reporter: Slamet Nofasusanto
