Sabtu, 20 Juni 2026

Sarana dan Fasilitas Bermain Anak di Taman Kota Seri Kuala Lobam Banyak yang Rusak

Berita Lainnya

batampos– Sarana dan fasilitas bermain anak di Taman Kota Seri Kuala Lobam yang berada di Kelurahan Teluk Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam sudah banyak yang rusak.

Pantauan di lokasi, sarana dan fasilitas bermain anak seperti ayunan, jungkit-jungkit, kursi berputar dan lainnya sudah terlihat keropos.

Bahkan, fasilitas bermain anak seperti kursi berputar terlihat rusak dan terlepas dari dudukannya.

Fasilitas bermain anak seperti kursi berputar yang terlihat keropos dan rusak terlepas dari dudukannya di Taman Kota Seri Kuala Lobam yang berada di Kelurahan Teluk Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (15/3/2023). F.Slamet Nofasusanto

Seorang warga mengatakan, banyak sarana dan fasilitas bermain anak yang sudah rusak. Sehingga membuat pengunjung tidak nyaman.

“Banyak yang rusak sehingga membahayakan anak yang bermain,” kata dia.

Camat Seri Kuala Lobam, Anton Hatta Wijaya mengakui, sarana dan fasilitas bermain anak di Taman Kota Seri Kuala Lobam, banyak yang sudah rusak.

“Kondisinya sudah rusak berat,” kata dia.

Dikatakannya, informasi dari Dinas PUPR Bintan akan memperbaiki sarana dan fasilitas bermain anak yang rusak.

“Sudah kita koordinasikan, kemarin mereka sudah minta data. Mudah-mudahan tahun ini diperbaiki,” kata dia.

Setelah diperbaiki, kata dia, akan diserahkan ke pihak yang akan mengelola Taman Kota Seri Kuala Lobam.

BACA JUGA:Tunaikan Janji Kampanye, Kades Semembang Fasilitasi Warganya Nikah Massal Gratis

“Setelah sarana dan fasilitasnya baik semua, selanjutnya diserahkan ke pihak pengelola untuk dikelola dengan konsep bisnis,” kata dia.

Dia menjelaskan, alasan pihak kecamatan belum menyerahkan pengelolaan Taman Kota ke pihak yang berniat mengelolanya karena khawatir pengelola akan merugi.

“Kita tidak ingin mereka sudah investasikan puluhan juta tapi rugi karena tidak kembali modal,” kata dia.

Alasan itu, kata dia, menjadi pertimbangan pemerintah kecamatan Seri Kuala Lobam belum menyerahkan pengelolaan Taman Kota ke pihak yang berminat untuk mengelola.

“Biar semua diperbaiki dulu baru diserahkan ke pihak yang mau mengelolanya,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Update Kepri